Kodim0316] Belakang Padang, salah satu kecamatan di Kota Batam yang berbatasan langsung dengan Singapura, kembali menjadi sorotan. Kawasan strategis yang kerap disebut sebagai “Serambi Batam” ini mendapat perhatian khusus dari jajaran TNI Angkatan Darat. Selasa malam (23/9), Koramil 05/Belakang Padang, Kodim 0316/Batam, menggelar patroli gabungan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga.
Patroli yang dimulai pukul 20.20 WIB itu dipimpin oleh personel Koramil 05/BLP dengan melibatkan dua anggota TNI serta satu orang Wanra (Perlawanan Rakyat). Keterlibatan Wanra menjadi bukti bahwa menjaga keamanan wilayah bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama antara TNI dan masyarakat.

Rute Patroli: Dari Pasar Hingga Perkampungan Pesisir
Dalam patroli ini, tim menyusuri sejumlah titik vital di Belakang Padang. Dari Poskamling Pasar Tanjung Sari yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, menuju Pelabuhan 88 yang melayani mobilitas antar-pulau, hingga Pasar Induk yang ramai aktivitas perdagangan.
Tak hanya itu, patroli juga menyisir kawasan pemukiman padat penduduk seperti Kampung Tempang dan Kampung Baru di Kelurahan Tanjung Sari, serta Kampung Jawa di Kelurahan Sekanak Raya. Titik terakhir yang dikunjungi adalah Elang Lang Laut di Kelurahan Tanjung Sari, sebuah wilayah pesisir yang juga menjadi tempat strategis dalam pengawasan aktivitas masyarakat.
Lebih dari Sekadar Tugas Rutin
Tujuan dari patroli malam ini tidak hanya sebatas pengawasan. Menurut laporan resmi, kegiatan tersebut dirancang untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan dengan aman dan nyaman, sekaligus memperkuat kehadiran TNI di tengah warga.
“Patroli ini bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Belakang Padang. Kehadiran TNI di lapangan juga memberi pesan bahwa kami siap berdampingan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan,” ungkap salah seorang personel yang terlibat dalam patroli.
Selain itu, patroli juga menjadi sarana komunikasi dua arah. Anggota Koramil menyempatkan diri berdialog dengan warga di poskamling maupun kawasan pemukiman, mendengar aspirasi mereka, sekaligus memberikan himbauan agar tetap waspada dan menjaga kerukunan.

