Home » Suasana Khidmat Maulid Nabi Muhammad SAW di Batam, Dandim 0316 Ajak Hidup Rukun dan Damai

Suasana Khidmat Maulid Nabi Muhammad SAW di Batam, Dandim 0316 Ajak Hidup Rukun dan Damai

Kodim0316] Suasana khidmat menyelimuti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam, pada Jumat (12/09/2025) saat ribuan jamaah berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kota Batam. Acara ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk kembali meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, sekaligus memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah keberagaman masyarakat Batam.

Komandan Kodim (Dandim) 0316/Batam, Letkol Arh Yan Eka Putra, S.Sos, turut hadir dalam peringatan tersebut. Kehadiran beliau bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, dan ribuan jamaah, menambah semarak sekaligus memperlihatkan kebersamaan antara masyarakat dan aparat TNI-Polri serta pemerintah daerah dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Rangkaian Acara Penuh Makna

Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di dalam masjid megah kebanggaan warga Batam itu. Suasana semakin syahdu saat para jamaah larut dalam doa bersama, memanjatkan harapan bagi kedamaian, keberkahan, dan keselamatan bangsa.

Tausiah agama yang disampaikan oleh ustaz tamu undangan mengingatkan seluruh jamaah tentang pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah bukan hanya sosok teladan dalam ibadah, tetapi juga dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai seperti kejujuran, kepedulian sosial, dan kebersamaan menjadi pesan utama yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.

Pesan Dandim 0316/Batam

Dalam sambutannya, Letkol Arh Yan Eka Putra, S.Sos menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh dipandang sekadar sebagai agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum ini harus menjadi pengingat untuk menanamkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam diri setiap individu.

“Dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW, kita berharap tercipta masyarakat yang rukun, damai, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Inilah esensi dari peringatan Maulid, bukan hanya mengenang, tetapi juga mengamalkan,” ungkap Letkol Arh Yan Eka.

Menurutnya, di tengah dinamika kehidupan modern dan tantangan kebangsaan saat ini, meneladani sifat Nabi Muhammad SAW menjadi sangat relevan. Nilai kesederhanaan, keikhlasan, dan persaudaraan harus menjadi landasan bagi kehidupan bermasyarakat.

Simbol Kebersamaan dan Persatuan

Kehadiran Forkopimda Kota Batam, tokoh agama, dan masyarakat dari berbagai kalangan pada acara ini juga menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan. Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi ajang memperdalam nilai keagamaan, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga serta memperkokoh semangat persatuan.

Acara berlangsung dengan penuh khidmat, diakhiri dengan doa kebangsaan yang dipanjatkan bersama. Doa ini menjadi simbol harapan masyarakat Batam agar senantiasa diberikan kedamaian, keberkahan, serta kekuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *