Home » Dandim Batam Hadiri Kuliah Kerja Pasis Seskoau 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Ruang Udara Nasional

Dandim Batam Hadiri Kuliah Kerja Pasis Seskoau 2026, Perkuat Sinergi Pengelolaan Ruang Udara Nasional

Forum diskusi strategis antara TNI AU dan Forkopimda Batam menjadi ruang pertukaran gagasan untuk mendukung keamanan, keselamatan, serta optimalisasi pemanfaatan ruang udara di wilayah perbatasan

Kodim0316]  Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., menghadiri kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa Strategis (Mastra) Peserta Pendidikan Staf dan Komando Angkatan Udara (Pasis Seskoau) Angkatan ke-64 Tahun Pelajaran 2026 yang digelar di Aula Balai Lungsari, Kantor BP Batam, Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda pembelajaran lapangan bagi para peserta didik Seskoau dalam memahami dinamika strategis pengelolaan ruang udara nasional, khususnya di wilayah yang memiliki nilai geopolitik tinggi seperti Batam.

Selain Dandim 0316/Batam, kegiatan tersebut turut dihadiri pejabat TNI Angkatan Udara serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah udara Indonesia.

Dalam forum tersebut, para peserta Pasis Seskoau terlibat aktif dalam diskusi interaktif bersama para pejabat daerah dan militer. Berbagai isu strategis mengemuka, mulai dari optimalisasi pemanfaatan ruang udara, peningkatan aspek keselamatan penerbangan, hingga penguatan sistem pengamanan udara nasional.

Perwakilan Pasis Seskoau menjelaskan bahwa kegiatan kuliah kerja ini dirancang untuk memberikan pengalaman empiris kepada para peserta didik dalam memahami implementasi kebijakan pertahanan di tingkat daerah.

“Interaksi langsung dengan Forkopimda memberikan perspektif nyata terkait bagaimana kebijakan pengelolaan ruang udara dijalankan di lapangan, termasuk tantangan yang dihadapi,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil dari diskusi tersebut akan menjadi bahan kajian strategis dalam mendukung perumusan kebijakan dan strategi pertahanan udara nasional ke depan.

Sementara itu, salah satu perwakilan Forkopimda Batam mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum ini tidak hanya memperkuat koordinasi, tetapi juga menyamakan persepsi antarinstansi dalam pengelolaan ruang udara yang aman dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI AU, khususnya dalam menjaga keamanan dan keselamatan ruang udara,” katanya.

Batam sebagai kawasan strategis yang berbatasan langsung dengan jalur internasional memiliki peran vital dalam sistem pertahanan udara nasional. Oleh karena itu, pengelolaan ruang udara di wilayah ini membutuhkan koordinasi yang terintegrasi antara unsur militer dan pemerintah daerah.

Melalui kegiatan Kuliah Kerja Mastra ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antara TNI Angkatan Udara dan pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia. Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat memperkuat sistem pengamanan udara nasional di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *