Kodim0316] Kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos), tetapi juga melalui keterlibatan langsung dalam mengantisipasi potensi bahaya di lingkungan permukiman.
Hal tersebut terlihat dari kegiatan monitoring penebangan pohon yang dilakukan Babinsa 08 Kelurahan Lubuk Baja Kota, Koramil 01/LB, Serka Faizal, di Kompleks Perumahan Lucy Permai Winsor, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Batam, Jumat (30/10/2026).
Penebangan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap keberadaan satu pohon berukuran besar yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga. Pohon tersebut sudah tumbuh tinggi dengan cabang dan dedaunan yang rimbun, sehingga mengganggu akses jalan serta menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat di sekitarnya.
Antisipasi Sebelum Bahaya Terjadi
Bagi warga yang tinggal di kawasan permukiman, keberadaan pohon besar dan rimbun bukan sekadar persoalan keindahan lingkungan. Kondisi pohon yang sudah terlalu tinggi dan mengganggu akses jalan perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan risiko bagi keselamatan masyarakat.
Karena itu, penebangan dilakukan sebagai langkah pencegahan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Faizal turut memantau proses penebangan sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan tertib dan memperhatikan keamanan warga sekitar.
Kegiatan ini melibatkan Kasi Trantib Kelurahan Lubuk Baja Kota, Zul, Ketua RT Budiman, enam pekerja dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta warga setempat.
Keselamatan Warga Menjadi Prioritas
Sebelum penebangan dimulai, kegiatan diawali dengan memindahkan barang-barang milik warga yang berada di sekitar lokasi pohon. Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan maupun risiko yang dapat terjadi selama proses pekerjaan berlangsung.
Selanjutnya, arus lalu lintas di sekitar kompleks ditutup sementara guna memberikan ruang aman bagi petugas yang melakukan penebangan.
Petugas Dinas Perkim kemudian melaksanakan pemotongan pohon hingga selesai. Setelah itu, dahan dan bagian pohon yang telah dipotong dikumpulkan untuk selanjutnya dibuang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan dan pengawasan di wilayah binaan, sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah kelurahan, dinas terkait, pengurus RT, dan masyarakat.
Sinergi Menjaga Lingkungan Permukiman
Kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga keamanan lingkungan membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak. Persoalan yang terlihat sederhana, seperti pohon yang terlalu besar dan mengganggu jalan, tetap membutuhkan penanganan agar tidak berkembang menjadi ancaman keselamatan.
Melalui koordinasi dan tindakan bersama, potensi bahaya dapat diantisipasi lebih awal sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman.
Monitoring penebangan pohon tersebut berakhir pada pukul 11.15 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan ini sekaligus mencerminkan peran TNI AD di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga hadir membantu mengatasi persoalan nyata yang menyangkut keamanan, kenyamanan, dan kepentingan warga.

