Home » Babinsa Tanjung Sari Awasi Pembangunan Jerambah di Belakang Padang, Tekankan Kualitas Konstruksi dan Keselamatan Pekerja

Babinsa Tanjung Sari Awasi Pembangunan Jerambah di Belakang Padang, Tekankan Kualitas Konstruksi dan Keselamatan Pekerja

Pembangunan Jerambah di Pelantar 5 Kampung Tanjung Diharapkan Mempermudah Mobilitas Warga Antarpelantar, Membuka Akses ke Pasar, serta Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Setempat

Kodim0316]  Upaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat di kawasan pesisir terus mendapat perhatian aparat kewilayahan. Babinsa 02/Kelurahan Tanjung Sari, Koramil 05/Belakang Padang, Serma Eko Pranoto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus pengawasan proyek pembangunan jerambah di Pelantar 5, Kampung Tanjung, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan bersama Monang selaku pengawas proyek. Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai ketentuan, memperhatikan mutu konstruksi, serta mengutamakan keselamatan para pekerja.

Dalam kesempatan itu, Serma Eko Pranoto menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu sarana penting bagi Babinsa untuk menjalin kedekatan dengan warga binaan. Melalui komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat diharapkan dapat diketahui lebih dini sehingga dapat segera dikoordinasikan dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan kejadian menonjol, gangguan keamanan, maupun persoalan lain yang membutuhkan perhatian di wilayah tersebut.

Menurutnya, hubungan yang baik antara Babinsa dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi lingkungan tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah aktivitas masyarakat juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga.

Tekankan Mutu Material dan Spesifikasi Pembangunan

Selain menjalin komunikasi dengan pengawas proyek, Serma Eko memberikan perhatian terhadap kualitas pembangunan jerambah yang sedang dikerjakan. Ia mengingatkan agar seluruh proses konstruksi dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Penggunaan material harus sesuai standar yang dipersyaratkan. Ia mengingatkan agar tidak ada pengurangan kualitas bahan maupun penggunaan material yang tidak sesuai ketentuan karena hal tersebut dapat memengaruhi kekuatan, keamanan, dan usia pakai bangunan.

Pembangunan infrastruktur, terutama yang digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, membutuhkan perhatian serius sejak tahap pengerjaan. Kualitas konstruksi yang baik diharapkan membuat fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang serta mengurangi risiko kerusakan yang dapat menghambat mobilitas warga.

Pengawasan dan kepedulian terhadap mutu pembangunan juga menjadi penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai tujuan pelaksanaannya.

Keselamatan Pekerja Menjadi Perhatian

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengingatkan pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja selama proses pembangunan berlangsung.

Serma Eko meminta para pekerja untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengingat pekerjaan konstruksi memiliki risiko yang perlu diantisipasi. Setiap pekerja diharapkan menggunakan alat pelindung diri (APD), antara lain helm keselamatan, rompi kerja, dan sarung tangan sesuai kebutuhan pekerjaan.

Ia menekankan bahwa keselamatan kerja bukan sekadar kewajiban dalam pelaksanaan proyek, melainkan juga bentuk perlindungan terhadap diri sendiri dan keluarga. Kecelakaan kerja dapat menimbulkan kerugian, baik bagi pekerja maupun pihak lain yang terlibat dalam kegiatan pembangunan.

Karena itu, seluruh pihak yang terlibat diharapkan tidak mengabaikan prosedur keselamatan, menjaga kondisi lingkungan kerja, serta memastikan pekerjaan dilakukan dengan memperhatikan keamanan.

Penerapan standar keselamatan yang baik diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih tertib dan aman.

Jerambah Diharapkan Mempermudah Aktivitas Warga

Pembangunan jerambah di Pelantar 5 Kampung Tanjung memiliki arti penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pelantar. Infrastruktur tersebut direncanakan menghubungkan akses antarpelantar sehingga warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah.

Selama ini, kondisi sejumlah jalan di kawasan pelantar dilaporkan mengalami kerusakan, bahkan terdapat bagian yang ambruk. Kondisi tersebut menjadi kendala bagi mobilitas warga, terutama ketika hendak menuju pasar untuk berbelanja maupun memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.

Dengan adanya pembangunan jerambah penghubung, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi menempuh jalur memutar untuk mencapai lokasi tujuan. Akses yang lebih baik diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga, sekaligus memberikan kenyamanan bagi warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Keberadaan infrastruktur yang memadai juga menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat kawasan pesisir yang mengandalkan akses antarpelantar untuk menunjang aktivitas sosial dan ekonomi.

Oleh sebab itu, pembangunan jerambah tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan warga terhadap jalur penghubung yang lebih layak, aman, dan fungsional.

Libatkan Warga Lokal, Dorong Perputaran Ekonomi

Selain meningkatkan aksesibilitas, proyek pembangunan jerambah ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pelaksanaan pekerjaan yang melibatkan tenaga kerja dari warga setempat membuka kesempatan bagi masyarakat lokal untuk memperoleh penghasilan selama proyek berlangsung.

Keterlibatan warga lokal menjadi salah satu aspek yang dapat memberikan manfaat langsung dari pembangunan. Selain fasilitas umum yang nantinya dapat digunakan bersama, aktivitas proyek juga berpotensi mendukung perputaran ekonomi di lingkungan sekitar.

Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dilihat dari hasil fisik berupa tersedianya jerambah penghubung, tetapi juga dari peluang ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat selama proses pengerjaan.

Bagi warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses akibat kerusakan jalan pelantar, pembangunan tersebut menjadi harapan untuk memperoleh jalur penghubung yang lebih memadai.

Meski demikian, kualitas konstruksi dan keselamatan tetap menjadi perhatian utama agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Komsos Perkuat Sinergi TNI dan Masyarakat

Kegiatan yang dilaksanakan Serma Eko Pranoto tersebut mencerminkan peran Babinsa dalam menjalankan pembinaan teritorial melalui komunikasi langsung dengan masyarakat dan pihak yang terlibat dalam pembangunan di wilayah binaan.

Melalui komsos, Babinsa dapat menyampaikan imbauan, menyerap informasi dari lapangan, sekaligus mendorong terjalinnya koordinasi yang baik antara masyarakat dan pihak terkait.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan lingkungan yang aman serta mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Serma Eko juga mengingatkan pentingnya menjaga komunikasi dan menyampaikan informasi secara cepat apabila ditemukan persoalan di lingkungan sekitar, sehingga langkah penanganan dapat dikoordinasikan sedini mungkin.

Kegiatan komunikasi sosial sekaligus pengawasan pembangunan jerambah tersebut berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman.

Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 05/Belakang Padang berharap pembangunan jerambah di Pelantar 5 Kampung Tanjung dapat terlaksana dengan baik, memenuhi ketentuan kualitas yang berlaku, serta memberikan manfaat nyata bagi kelancaran mobilitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *