Komunikasi Sosial Perkuat Sinergi TNI dan Instansi Pemerintah dalam Membantu Permasalahan Masyarakat
Kodim0316] Upaya memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan dan instansi pemerintah terus dilakukan oleh jajaran TNI AD melalui kegiatan komunikasi sosial (komsos). Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 05/Belakang Padang yang melaksanakan silaturahmi dan diskusi bersama pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belakang Padang, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa 02 Kelurahan Tanjung Sari Koramil 05/Belakang Padang, Serma Eko Pranoto, bertempat di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belakang Padang, Kelurahan Tanjung Sari, Kota Batam.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Serma Eko Pranoto bertemu dan berdiskusi dengan pegawai KUA, di antaranya Suroso dan Siti. Pertemuan itu tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah bertukar informasi terkait berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurut Serma Eko, komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang rutin dilaksanakan Babinsa guna membangun kedekatan dengan seluruh elemen masyarakat maupun instansi pemerintah. Dengan terjalinnya hubungan yang baik, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan warga dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Nikah Siri Menjadi Salah Satu Persoalan yang Banyak Ditemui di Masyarakat
Dalam diskusi tersebut, salah satu topik yang menjadi perhatian adalah praktik nikah siri yang masih ditemukan di sejumlah wilayah di Kecamatan Belakang Padang. Fenomena tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian bersama karena berkaitan dengan aspek hukum, administrasi kependudukan, serta perlindungan hak-hak anggota keluarga.
Serma Eko Pranoto menyampaikan bahwa masih terdapat pasangan suami istri yang telah menikah secara agama namun belum tercatat secara resmi oleh negara. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai kendala administrasi di kemudian hari, baik terkait pengurusan dokumen keluarga, akta kelahiran anak, maupun hak-hak hukum lainnya.
Melalui kesempatan tersebut, Babinsa berharap pihak KUA dapat terus memberikan pendampingan kepada masyarakat yang telah melakukan pernikahan siri agar dapat mengikuti proses pencatatan dan legalisasi pernikahan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat yang sudah terlanjur menikah secara siri dapat memperoleh pendampingan dan informasi yang jelas sehingga pernikahannya dapat diakui secara resmi oleh negara. Dengan demikian berbagai urusan administrasi keluarga dapat berjalan dengan baik,” ujar Serma Eko dalam diskusi tersebut.
Pentingnya Edukasi dan Penyuluhan kepada Masyarakat
Selain membahas persoalan nikah siri, Babinsa juga mendorong agar KUA terus meningkatkan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat mengenai tata cara pernikahan yang sesuai dengan aturan agama dan ketentuan perundang-undangan.
Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang rukun nikah, persyaratan administrasi pernikahan, serta pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi.
Dengan adanya pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat menghindari berbagai permasalahan yang mungkin timbul akibat pernikahan yang tidak tercatat. Edukasi juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya praktik nikah siri di masa mendatang.
Pihak KUA menyambut baik masukan dan perhatian yang diberikan Babinsa terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Sinergi antara Babinsa dan KUA dinilai sangat penting dalam mendukung terciptanya kehidupan sosial yang tertib, harmonis, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Komsos Jadi Sarana Deteksi Dini Permasalahan Sosial
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa tidak hanya berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan dengan masyarakat dan instansi pemerintah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berkembang di wilayah binaan.
Melalui komunikasi yang intensif dan terbuka, Babinsa dapat memperoleh informasi secara langsung mengenai kondisi masyarakat sekaligus membantu mencarikan solusi bersama pihak terkait.
Kegiatan komsos dan silaturahmi yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Belakang Padang tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik guna mendukung terciptanya kehidupan sosial yang harmonis serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kecamatan Belakang Padang.

