Komunikasi sosial di pelabuhan Pulau Belakang Padang jadi ruang dialog antara aparat teritorial dan masyarakat, menguatkan peran Babinsa sebagai penghubung warga dengan pemerintah di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Kodim0316] Upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memantau kondisi wilayah terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Kelurahan Pemping, Koramil 05/Belakang Padang, Serda Roni Sitorus melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga binaan di kawasan pelabuhan Pulau, Kecamatan Belakang Padang, Selasa (5/5/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB ini menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di tingkat desa dan kelurahan. Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Serda Roni Sitorus, Bapak Sulaiman, dan Bapak Mizlan selaku perwakilan warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menyampaikan peran strategisnya dalam menjaga stabilitas wilayah serta membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Ia menegaskan bahwa tugas utama Babinsa tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga mencakup pembinaan sosial, pemantauan kondisi ekonomi warga, serta menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
“Babinsa hadir di tengah masyarakat untuk memastikan wilayah tetap aman dan kondusif. Selain itu, kami juga melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi sosial dan ekonomi, termasuk ketersediaan serta harga bahan pokok,” ujar Serda Roni dalam dialog bersama warga.
Menurutnya, komunikasi sosial menjadi sarana efektif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus mendeteksi dini berbagai potensi permasalahan di wilayah binaan. Dengan pendekatan humanis, Babinsa diharapkan mampu membangun kepercayaan serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Sementara itu, dalam sesi dialog, warga menyampaikan keluhan terkait kenaikan harga sejumlah bahan pokok yang dirasakan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Bapak Sulaiman mengungkapkan bahwa komoditas seperti ayam, beras, dan minyak goreng mengalami kenaikan yang berdampak langsung pada kebutuhan sehari-hari masyarakat.
“Kenaikan harga ini sangat terasa, terutama untuk kebutuhan utama seperti beras, ayam, dan minyak. Kami berharap ada solusi atau perhatian dari pemerintah terkait kondisi ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Babinsa menyatakan akan meneruskan aspirasi warga kepada pihak terkait agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan lingkungan serta memperkuat kebersamaan di tengah situasi ekonomi yang dinamis.
Kegiatan komsos ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga bagian dari deteksi dini terhadap kondisi sosial masyarakat pesisir. Dengan adanya interaksi langsung, diharapkan setiap persoalan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan kondusif, serta berakhir pada pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman.

