Kodim0316] Dalam rangka menjaga keselamatan transportasi laut masyarakat, Babinsa Pemping Koramil 05/Belakang Padang Kodim 0316/Batam melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) sekaligus monitoring di Pelabuhan Umum Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Babinsa Pemping, Serda Roni Sitorus, mulai pukul 08.30 WIB dengan menyasar para penjual tiket, tekong boat pancung, serta warga dan penumpang yang beraktivitas di kawasan pelabuhan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, Serda Roni Sitorus menekankan pentingnya aspek keselamatan pelayaran, khususnya penggunaan safety life jacket bagi seluruh penumpang boat pancung. Himbauan ini disampaikan menyusul kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir yang ditandai dengan angin kencang dan gelombang laut yang cukup kuat, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
“Cuaca saat ini berbeda dengan hari-hari biasanya. Angin dan ombak cukup kuat, sehingga penggunaan life jacket menjadi hal yang wajib demi keselamatan bersama,” ujar Serda Roni saat memberikan himbauan kepada para tekong dan penjual tiket.
Babinsa juga mengimbau agar para tekong boat pancung secara aktif mengingatkan penumpang sebelum keberangkatan untuk mengenakan pelampung keselamatan selama berada di atas kapal. Langkah ini dinilai penting sebagai upaya pencegahan dini terhadap risiko kecelakaan laut.
Dalam kesempatan tersebut, Babinsa menjelaskan bahwa safety life jacket telah disediakan oleh Dinas Perhubungan, baik di Pelabuhan Belakang Padang maupun Pelabuhan Sekupang. Ketersediaan perlengkapan keselamatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
Dengan adanya life jacket yang disediakan, masyarakat dan penumpang mengaku merasa lebih aman dan nyaman saat melakukan perjalanan menggunakan boat pancung, terutama dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Kegiatan monitoring dan komsos ini merupakan bagian dari peran Babinsa dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban masyarakat di wilayah binaan, sekaligus sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap keselamatan warga.
Kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB dan berlangsung dengan tertib, aman, serta mendapat respons positif dari para tekong dan masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.

