Kodim0316] Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Tanjung Riau melalui kegiatan gotong-royong massal yang digelar pada Minggu, 30 November 2025. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini melibatkan Babinsa Kelurahan Tanjung Riau Koramil 02/Sekupang, warga binaan, serta organisasi masyarakat Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Tanjung Riau, Sertu K. Barus, yang turut menggandeng berbagai unsur pemerintahan setempat.
Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya, Danramil 02/Sekupang, Camat Sekupang, Babinsa Tanjung Riau, Babinsa Tiban Lama, Lurah Tanjung Riau, Lurah Tanjung Pinggir, Kasi Trantib Kecamatan Sekupang, RT/RW se-Kelurahan Tanjung Riau,bDua unit truk pengangkut sampah dari kecamatan.
Fokus Bersihkan Penumpukan Sampah di Depan SMA Negeri 24 Tanjung Riau
Sasaran utama gotong-royong kali ini adalah lokasi tempat pembuangan sampah (TPA) sementara di depan SMA Negeri 24 Tanjung Riau, yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami penumpukan cukup parah dan meresahkan warga serta para pelajar.
Petugas bersama warga secara bergantian mengangkut sampah ke dalam truk, merapikan area sekitar, serta melakukan pembersihan lanjutan untuk mencegah bau dan dampak kesehatan.
Sertu K. Barus menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap lingkungan.
“Gotong-royong ini dilakukan untuk menjaga kebersihan wilayah dan memastikan lingkungan di sekitar sekolah tetap sehat bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Danramil 02/Sekupang yang turut hadir juga mengapresiasi kekompakan antara unsur TNI, pemerintah, ormas, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa budaya gotong-royong adalah kekuatan utama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Warga Antusias, Lingkungan Lebih Bersih
Camat Sekupang dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang terlibat. Menurutnya, sinergi antara warga, Babinsa, dan ormas adalah modal penting dalam pembangunan daerah.
“Ini adalah bentuk kolaborasi nyata. Ketika semua unsur turun tangan, masalah sebesar apa pun bisa diselesaikan bersama,” ungkapnya.
Setelah dua jam bekerja, sekitar pukul 10.30 WIB, kegiatan gotong-royong selesai dilaksanakan. Lingkungan yang sebelumnya dipenuhi sampah kini tampak lebih bersih dan tertata. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.

