Home » Patroli Koramil 01/Lubuk Baja: Menyulam Rasa Aman di Malam Kota Batam

Patroli Koramil 01/Lubuk Baja: Menyulam Rasa Aman di Malam Kota Batam

Kodim0316] Malam di Lubuk Baja dan Batu Ampar tak pernah benar-benar sepi. Jalanan masih ramai, beberapa warung kopi tetap buka, dan pos ronda jadi tempat berkumpul warga. Di sela hiruk-pikuk itulah, prajurit Koramil 01/Lubuk Baja melangkah menyapa satu demi satu titik penjagaan warga.

Patroli dimulai pukul 20.00 WIB, melibatkan tiga personel Koramil dan satu anggota Wanra. Meski jumlahnya tak banyak, semangat mereka terasa cukup untuk menghidupkan suasana. Dengan seragam loreng yang khas, mereka tidak hanya hadir sebagai penjaga, tapi juga sebagai sahabat warga.

Di Pos RW 02 Baloi Indah, seorang warga yang tengah berjaga tersenyum lebar saat melihat rombongan tiba. “Kalau bapak-bapak TNI datang, kami merasa diperhatikan,” ujarnya sambil menyeruput kopi panas. Percakapan pun mengalir hangat—tentang keamanan, tentang lingkungan, bahkan tentang anak-anak muda yang mulai belajar ronda.

Rute patroli malam itu meliputi enam titik, dari Baloi Indah, Sungai Jodoh, Batu Selicin, hingga Tanjung Sengkuang. Di setiap pos, personel Koramil tak lelah memberikan himbauan soal pentingnya kebersamaan dalam menjaga Kamtibmas.

“Keamanan lahir dari kepedulian. Kalau kita saling menjaga, situasi kondusif bisa tercipta,” ucap salah satu Babinsa sambil menepuk bahu seorang pemuda yang baru bergabung ikut ronda.

Patroli berakhir pukul 22.00 WIB. Tak ada kejadian menonjol, hanya rasa hangat yang tertinggal: warga merasa lebih dekat dengan aparat, aparat merasa lebih diterima masyarakat.

Di balik tugas resmi, patroli ini sesungguhnya adalah sulaman kecil yang menyatukan prajurit dan rakyat. Sebuah jalinan sederhana yang membuat malam Kota Batam terasa lebih aman, lebih tenteram, dan lebih manusiawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *