Home » Babinsa Monitoring Renovasi Madrasah Aliyah Nurul Iman, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

Babinsa Monitoring Renovasi Madrasah Aliyah Nurul Iman, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Berkualitas

Komsos di Tanjung Sari Jadi Sarana Pengawasan Proyek Pendidikan Sekaligus Mendorong Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal

Kodim0316] Komitmen TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Babinsa Kelurahan Tanjung Sari Koramil 05/Belakang Padang yang melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) sekaligus monitoring renovasi bangunan Madrasah Aliyah Nurul Iman di wilayah binaannya, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Babinsa 02 Kelurahan Tanjung Sari, Serma Eko Pranoto, dengan meninjau secara langsung progres renovasi sekolah yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir mandor proyek, Ujang, serta salah seorang pekerja bangunan, Arsyat. Kehadiran Babinsa tidak hanya sebagai bentuk pengawasan wilayah, tetapi juga sebagai upaya memastikan pembangunan sarana pendidikan berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Serma Eko Pranoto mengatakan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas proses belajar mengajar. Karena itu, pembangunan maupun renovasi sekolah perlu mendapat perhatian bersama agar hasilnya benar-benar sesuai dengan kebutuhan para siswa dan tenaga pendidik.

Dalam dialog bersama para pekerja, Babinsa mengingatkan pentingnya mengutamakan keselamatan dan keamanan kerja selama proses renovasi berlangsung. Menurutnya, pekerjaan konstruksi memiliki risiko yang cukup tinggi sehingga setiap pekerja harus tetap memperhatikan standar keselamatan guna menghindari kecelakaan kerja.

Selain itu, ia juga menekankan agar seluruh pekerjaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab, ketelitian, dan semangat sehingga hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang.

“Bangunan sekolah merupakan sarana yang akan digunakan oleh generasi penerus bangsa. Karena itu pengerjaannya harus dilakukan secara maksimal agar memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para siswa saat melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Tidak hanya menyoroti aspek keselamatan kerja, Babinsa juga memberikan perhatian terhadap kualitas material yang digunakan dalam proses renovasi. Ia mengingatkan agar seluruh bahan bangunan yang digunakan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan dalam perencanaan pembangunan.

Menurutnya, pengawasan terhadap penggunaan material menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas bangunan sekaligus memastikan penggunaan anggaran negara berjalan secara transparan dan akuntabel.

Babinsa menjelaskan bahwa renovasi Madrasah Aliyah Nurul Iman merupakan program yang menggunakan dana pemerintah sehingga seluruh proses pelaksanaannya harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

“Material yang digunakan harus sesuai standar yang sudah ditentukan. Dengan demikian bangunan dapat bertahan lama dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat, khususnya dunia pendidikan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Serma Eko Pranoto juga mendorong agar pelaksanaan renovasi lebih banyak melibatkan tenaga kerja lokal atau warga setempat. Langkah tersebut dinilai dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus membantu mengurangi angka pengangguran di lingkungan sekitar.

Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan wilayah, lanjutnya, menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang mampu menciptakan perputaran ekonomi di tingkat lokal. Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan dari hasil bangunan yang berdiri, tetapi juga dari aktivitas ekonomi yang tercipta selama proses pengerjaan berlangsung.

Di sela kegiatan monitoring, Babinsa turut memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempererat hubungan silaturahmi dengan warga binaan melalui komunikasi sosial yang humanis dan penuh keakraban.

Menurutnya, Komsos merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang efektif dalam membangun kedekatan antara aparat kewilayahan dan masyarakat. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai informasi terkait kondisi wilayah dapat diperoleh lebih cepat sehingga potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini.

Babinsa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta segera melaporkan apabila terdapat kejadian menonjol yang berpotensi mengganggu stabilitas wilayah.

“Kebersamaan dan komunikasi yang baik antara masyarakat dan aparat kewilayahan menjadi modal utama dalam menjaga situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.

Kegiatan monitoring renovasi Madrasah Aliyah Nurul Iman dan komunikasi sosial tersebut berakhir sekitar pukul 10.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Melalui kehadiran Babinsa di tengah masyarakat, diharapkan proses pembangunan fasilitas pendidikan dapat berjalan dengan baik, berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dunia pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Belakang Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *