Komsos yang digelar Babinsa Koramil 05 Belakang Padang menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan pasar yang bersih, tertata, dan nyaman bagi aktivitas ekonomi warga.
Kodim0316] Upaya menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan pasar terus menjadi perhatian berbagai pihak di Kecamatan Belakang Padang. Melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos), Babinsa Kelurahan Pemping Koramil 05 Belakang Padang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan Pasar Induk Belakang Padang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) mulai pukul 08.30 WIB di kawasan Pasar Induk Kecamatan Belakang Padang. Kegiatan dipimpin oleh Babinsa 03 Kelurahan Pemping, Serda Roni Sitorus, yang memanfaatkan momen tersebut untuk berdialog langsung dengan para pemangku kepentingan dan masyarakat yang beraktivitas di pasar.
Turut hadir dalam kegiatan itu staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Oding, serta sejumlah pelaku jasa angkutan barang yang setiap hari beraktivitas di lingkungan pasar, di antaranya Niki dan Ramlan.
Dalam kesempatan tersebut, Serda Roni Sitorus menilai kondisi Pasar Induk Belakang Padang saat ini menunjukkan perubahan yang cukup positif dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, keberadaan petugas dan perwakilan Disperindag yang secara aktif melakukan pengawasan telah memberikan dampak terhadap penataan kawasan pasar sehingga terlihat lebih rapi dan bersih.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa upaya menjaga kebersihan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau petugas lapangan semata. Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan lingkungan pasar yang sehat dan nyaman.
“Secara umum kondisi pasar sudah lebih tertata dan bersih. Namun masih ditemukan sampah di beberapa titik. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Menurut Babinsa, pasar merupakan salah satu fasilitas publik yang setiap hari digunakan oleh banyak orang. Karena itu, kebersihan pasar tidak hanya berdampak pada kenyamanan pengunjung, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat dan kelancaran aktivitas perdagangan.
Sementara itu, Oding selaku staf Disperindag Kota Batam menjelaskan bahwa dirinya mendapat tugas langsung dari instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan pengendalian di Pasar Induk Belakang Padang. Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah memastikan lingkungan pasar tetap tertata serta fasilitas pendukung dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan sejumlah sarana pendukung kebersihan, termasuk tong sampah yang ditempatkan di beberapa titik strategis. Namun, masih ditemukan sebagian warga yang belum memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
“Kami terus melakukan pengawasan dan pembinaan. Fasilitas tempat sampah sudah tersedia di beberapa lokasi, namun masih ada sebagian masyarakat yang belum disiplin dalam membuang sampah pada tempatnya. Ini menjadi tugas bersama untuk terus mengedukasi dan meningkatkan kesadaran warga,” katanya.
Menurutnya, menjaga kebersihan pasar bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan adanya kepedulian bersama, kondisi pasar yang bersih dan tertata akan dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, dan warga. Melalui komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lingkungan masyarakat dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Selain membahas persoalan kebersihan, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Belakang Padang. Kesadaran menjaga fasilitas umum dinilai sebagai salah satu bentuk tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah.
Komsos berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Setelah berlangsung sekitar satu setengah jam, kegiatan berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara Babinsa, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat Kecamatan Belakang Padang.

