BATAM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan tentang radikalisme di Batam, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD untuk membangun ketahanan ideologi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan cinta Tanah Air.
Di tengah pelaksanaan pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD turut mendorong masyarakat agar memahami pentingnya menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, serta menolak paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui penyuluhan tersebut, masyarakat diajak mengenali potensi penyebaran paham radikalisme dan memahami pentingnya menyikapi informasi secara kritis. Langkah ini juga menekankan peran keluarga dan lingkungan dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan serta keharmonisan sosial.
Program ini menunjukkan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan bangsa.
Dengan pendekatan edukatif dan komunikasi langsung, Satgas TMMD ke-130 berupaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi bagi masyarakat yang tangguh, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Penyuluhan ini sekaligus menegaskan komitmen TMMD untuk menghadirkanpembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pembentukan karakter kebangsaan.

