Home » Hari Kesaktian Pancasila, Kapten Inf Asman Aritonang: Pelajar Jangan Hanya Hafal Pancasila, Tapi Wajib Mengamalkannya

Hari Kesaktian Pancasila, Kapten Inf Asman Aritonang: Pelajar Jangan Hanya Hafal Pancasila, Tapi Wajib Mengamalkannya

Kodim0316] Pesan tegas disampaikan Kaur Komsos Kapten Inf Asman Aritonang kepada para pelajar SMA Tunas Baru Jin Seung, Batam, dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).

Bertindak sebagai pembina upacara, Kapten Inf Asman Aritonang mengingatkan generasi muda bahwa Pancasila tidak boleh berhenti sebatas hafalan di bangku sekolah. Nilai-nilai Pancasila, kata dia, harus menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak dan berinteraksi di tengah masyarakat.

“Jangan hanya hafal lima sila Pancasila. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila itu kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Kapten Inf Aspan di hadapan para peserta upacara.

Menurutnya, pelajar merupakan salah satu kelompok yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, sejak dini para siswa harus memiliki karakter kuat, disiplin, bertanggung jawab serta memiliki rasa cinta terhadap Tanah Air.

Kapten Inf Asman mengatakan tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini berbeda dengan masa lalu. Kemajuan teknologi dan derasnya arus informasi memberikan banyak manfaat, tetapi juga membawa tantangan apabila tidak digunakan secara bijaksana.

Media sosial, lanjutnya, jangan sampai menjadi ruang yang justru memicu perpecahan di kalangan generasi muda.

“Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Saring sebelum sharing. Jangan mudah terprovokasi oleh berita bohong, ujaran kebencian maupun konten yang dapat memecah persatuan,” pesannya.

Jaga Persatuan Mulai dari Sekolah

Dalam amanatnya, Kapten Inf Asman menekankan bahwa penerapan nilai Pancasila sebenarnya dapat dilakukan melalui hal-hal sederhana di lingkungan sekolah.

Menghormati guru, menghargai teman, tidak melakukan perundungan, menaati peraturan sekolah, menjaga kebersihan, membantu sesama serta menghargai perbedaan merupakan bagian dari pengamalan nilai Pancasila.

Ia meminta para siswa tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling bermusuhan.

“Indonesia dibangun dari keberagaman. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan apabila kita mampu menjaga persatuan dan saling menghormati,” ujarnya.

Kapten Inf Asman juga mengajak para pelajar membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, karakter tersebut sangat penting untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.

Waspadai Kenakalan Remaja

Selain persoalan persatuan, Kapten Inf Asman turut mengingatkan para siswa agar menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.

Ia meminta pelajar tidak terlibat tawuran, perundungan, penyalahgunaan narkoba maupun berbagai aktivitas negatif lainnya.

“Masa muda jangan dihabiskan untuk hal-hal yang merugikan. Gunakan waktu untuk belajar, berprestasi dan mengembangkan kemampuan. Masa depan kalian masih panjang,” katanya.

Menurut Kapten Inf Asman, keberhasilan seorang pelajar tidak hanya diukur dari nilai akademik. Karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan menghargai orang lain juga menjadi modal penting dalam menghadapi kehidupan di masa depan.

Ia pun mengajak para siswa untuk menjadikan guru dan orang tua sebagai sosok yang harus dihormati serta dijadikan sumber motivasi dalam meraih cita-cita.

“Jadilah generasi muda yang memiliki ilmu, disiplin dan karakter. Hormati guru dan orang tua. Jangan pernah merasa malu untuk berbuat baik,” ucapnya.

Pancasila Harus Menjadi Benteng Generasi Muda

Kapten Inf Asman menegaskan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial setiap 1 Oktober.

Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi seluruh generasi bangsa bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus salah satu fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jangan jadikan Hari Kesaktian Pancasila hanya sebagai upacara setiap tahun. Jadikan momentum ini untuk memperkuat kecintaan kepada bangsa dan negara serta membuktikan bahwa kita mampu mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

Ia berharap para pelajar SMA Tunas Baru Jin Seung mampu menjadi generasi yang memiliki wawasan luas, berkarakter, disiplin dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.

Menurutnya, menjaga Indonesia bukan hanya tugas aparat atau pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk generasi muda.

“Bangsa ini akan berada di tangan kalian. Karena itu, persiapkan diri sejak sekarang. Belajar dengan sungguh-sungguh, jaga pergaulan, bijak menggunakan teknologi dan yang paling penting, tetap pegang teguh nilai-nilai Pancasila,” pungkas Kapten Inf Asman.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMA Tunas Baru Jin Seung berlangsung khidmat dan tertib. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan serta menanamkan nilai persatuan dan cinta Tanah Air kepada para pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *