Home » Karhutla di Rempang Cate Ditangani Cepat Babinsa Kodim 0316/Batam

Karhutla di Rempang Cate Ditangani Cepat Babinsa Kodim 0316/Batam

Kodim0316] Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di wilayah Kecamatan Galang, Batam. Personel Babinsa Kodim 0316/Batam bergerak cepat menangani kebakaran yang terjadi di kawasan Kampung Rempang Cate, Kecamatan Galang, Rabu (9/9/2026).

Respons cepat dilakukan setelah informasi mengenai titik api diterima. Personel TNI Angkatan Darat dari jajaran Kodim 0316/Batam langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus mencegah kobaran api meluas ke area lain.

Penanganan di lapangan dipimpin langsung Danramil 04/Galang Kapten Inf TM Tarigan. Personel dikerahkan untuk mengendalikan titik kebakaran dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap dalam pemantauan.

Babinsa Bergerak Setelah Terima Laporan

Kapten Inf TM Tarigan mengatakan, kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam menangani karhutla. Terlebih, kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat menjalar apabila tidak segera ditangani.

“Personel langsung kami gerakkan untuk menangani kebakaran dan mencegah api meluas. Kami juga terus memantau kondisi di lapangan,” ujar Kapten Inf TM Tarigan.

Menurut dia, jajaran Koramil 04/Galang akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di wilayah tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api yang berpotensi memperluas kebakaran.

Penanganan tidak hanya berfokus pada titik api, tetapi juga pada upaya mengantisipasi kemungkinan kobaran menjalar ke kawasan di sekitarnya.

Cegah Api Meluas

Karhutla menjadi salah satu ancaman yang membutuhkan respons cepat, terutama ketika terjadi di kawasan dengan vegetasi atau semak belukar yang mudah terbakar.

Kondisi tersebut membuat keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko kebakaran meluas. Karena itu, keberadaan Babinsa di wilayah binaan menjadi bagian penting dalam mendeteksi sekaligus merespons kejadian sejak awal.

Kodim 0316/Batam melalui jajaran kewilayahan juga terus mendorong personel untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Dandim: Penanganan Harus Cepat dan Terpadu

Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan koordinasi dan keterlibatan berbagai unsur agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

“Kami menginstruksikan jajaran untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons setiap laporan karhutla dengan cepat,” kata Yan Eka Putra.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah daerah, unsur terkait, dan masyarakat.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat harus terus diperkuat agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas,” ujarnya.

Menurut dia, kesiapsiagaan personel di lapangan merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mencegah dampak kebakaran yang lebih besar.

Masyarakat Diminta Waspada

Penanganan karhutla di Kampung Rempang Cate juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama terhadap potensi kebakaran lahan.

Babinsa sebagai aparat teritorial yang berada dekat dengan masyarakat memiliki peran dalam memantau kondisi wilayah dan menerima informasi awal dari warga. Informasi yang cepat dapat mempercepat proses penanganan ketika terjadi kebakaran.

Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kodim 0316/Batam memastikan jajaran kewilayahan tetap siaga menghadapi potensi karhutla. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah kembali aman dan mencegah munculnya titik api baru.

Respons cepat Babinsa di Rempang Cate menjadi bagian dari langkah pencegahan agar karhutla tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas dan berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *