Home » Karhutla di Rempang Cate Batam Meluas hingga 5 Hektare, TNI AD Bergerak Cepat

Karhutla di Rempang Cate Batam Meluas hingga 5 Hektare, TNI AD Bergerak Cepat

Kodim 0316]  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan semak belukar di Jalan Trans Barelang, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, Selasa (8/9/2026).

Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan sekitar 5 hektare lahan tersebut mendapat penanganan cepat dari personel TNI pemadam kebakaran (Damkar), serta masyarakat.

Petugas gabungan langsung dikerahkan ke lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran. Upaya pemadaman dilakukan dengan mengerahkan personel dan armada pemadam untuk mencegah api meluas ke area lainnya.

Petugas Padamkan Sekitar 4 Hektare Lahan

Dalam penanganan di lapangan, petugas berhasil memadamkan api pada sekitar 4 hektare area yang terbakar.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa di dalam kawasan semak belukar.

“Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, saat ini tidak ditemukan lagi titik api maupun titik asap,” ujar personel yang berada di lokasi.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penanganan kebakaran telah berhasil dilakukan dan situasi di sekitar lokasi kembali aman serta terkendali.

40 Personel Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 40 personel dilibatkan dalam penanganan karhutla tersebut.

Sinergi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat pemadaman, terutama mengingat karakteristik lahan yang didominasi semak belukar dan berpotensi membuat api cepat menjalar.

Untuk mendukung proses pemadaman, petugas mengerahkan dua unit mobil pemadam dari Yonif 136/Tuah Sakti dan satu unit mobil Damkar.

Dandim Tekankan Pentingnya Pendinginan

Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yan Eka Putra, S.Sos., mengapresiasi gerak cepat seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan kebakaran tersebut.

Menurut dia, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Proses pendinginan juga harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak terdapat bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

“Kami mengapresiasi gerak cepat seluruh personel dan masyarakat yang terlibat. Setelah api berhasil dipadamkan, pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” kata Yan Eka Putra.

Ia menegaskan, sinergi antara TNI, Polri, Damkar dan masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi kejadian karhutla, khususnya untuk mempercepat respons ketika kebakaran mulai terjadi.

Lokasi Berjarak 20 Kilometer dari Koramil

Lokasi kebakaran berada sekitar 20 kilometer dari Koramil 04/Galang.

Setelah tiba di lokasi, personel langsung melakukan pemadaman terhadap titik-titik api yang masih menyala. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pendinginan di area terdampak.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman serta mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api akibat bara yang masih berada di bawah permukaan atau di antara semak-semak kering.

Kondisi Lokasi Kini Aman

Kebakaran diketahui terjadi di lahan semak belukar milik Zulkarnain.

Hingga proses penanganan dinyatakan selesai, petugas tidak lagi menemukan titik api maupun kepulan asap di sekitar lokasi.

Situasi di kawasan Jalan Trans Barelang, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, juga dilaporkan dalam kondisi aman dan terkendali.

Petugas tetap memastikan area bekas kebakaran dalam kondisi aman sebagai langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul dan meluas ke kawasan di sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *