Home » Babinsa Belakang Padang Turun ke Pasar, Serap Aspirasi Pedagang Sembako di Tanjung Sari

Babinsa Belakang Padang Turun ke Pasar, Serap Aspirasi Pedagang Sembako di Tanjung Sari

Kodim0316]  Upaya menjaga kedekatan dengan masyarakat sekaligus memantau kondisi ekonomi warga terus dilakukan aparat teritorial. Babinsa Koramil 05/Belakang Padang, Serka Eko Pranoto, melaksanakan komunikasi sosial (komsos) bersama pedagang sembako di Pasar Induk Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Belakang Padang, Minggu (29/3/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menjadi bagian dari rutinitas pembinaan wilayah yang dilakukan Babinsa. Dalam kesempatan tersebut, Serka Eko berdialog langsung dengan salah satu pedagang sembako, Ibu Ayu, guna menyerap informasi terkait kondisi harga kebutuhan pokok dan situasi ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Serka Eko, komsos tidak hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga sarana untuk mengetahui perkembangan situasi di wilayah binaan secara langsung dari masyarakat. “Melalui komunikasi seperti ini, kami bisa mengetahui kondisi riil di lapangan, termasuk perkembangan harga bahan pokok dan kendala yang dihadapi warga,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Ibu Ayu mengungkapkan bahwa sejumlah harga bahan pokok mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Komoditas seperti beras, minyak goreng, dan telur menjadi yang paling terasa bagi masyarakat.

“Harga telur sekarang sudah mencapai Rp64.000 per papan. Untuk beras paling murah, seperti merek Gonggong, dijual sekitar Rp73.000 per 5 kilogram,” ungkapnya.

Kenaikan harga tersebut, lanjutnya, cukup memengaruhi daya beli masyarakat, khususnya warga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah yang menjadi mayoritas pelanggan di pasar tersebut.

Menanggapi hal itu, Serka Eko mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga kualitas barang dagangan. Ia menekankan pentingnya memastikan bahan pokok yang dijual layak konsumsi dan tidak merugikan masyarakat.

“Kalau ada barang yang sudah tidak layak, seperti kedaluwarsa atau beras yang berkutu, sebaiknya tidak dijual. Ini penting agar masyarakat tidak dirugikan, apalagi kondisi ekonomi sebagian warga masih terbatas,” tegasnya.

Selain itu, Babinsa juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu melaporkan setiap kejadian menonjol di lingkungan sekitar kepada aparat teritorial. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah.

Kegiatan komsos tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Interaksi langsung antara Babinsa dan warga dinilai efektif dalam memperkuat hubungan serta membangun kepercayaan antara aparat dan masyarakat.

Sekitar pukul 10.00 WIB, kegiatan selesai dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat terus menjadi jembatan komunikasi serta solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga di wilayah binaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *